RSS

Arsip Tag: Gunungapi

Kebencanaan Gunungapi

Gunungapi Semeru

Gunungapi bukan hanya terlihat indah dan menakjubkan, namun juga sangat berbahaya. Banyak gunungapi yang dapat menimbulkan bencana yang sangat mengancam dan mematikan, baik pada saat erupsi maupun saat diamnya. Memahami apa yang dapat ditimbulkan oleh gunungapi adalah langkah awal dalam penanggulangan bencana gunungapi. Namun penting untuk diingat bahwa meskipun para ilmuwan telah mempelajari gunungapi sekian lama, mereka belumlah mengetahui secara detail segalanya tentang gunungapi. Gunungapi adalah sistem alamiah, dan selalu memiliki beberapa elemen yang tak terduga.

Ahli kegunungapian selalu bekerja untuk memahami bagaimana terjadinya bencana gunungapi, dan apa yang bisa dilakukan untuk menghindarinya. Disini ada beberapa bahaya yang umum terjadi dan bagaimana mekanisme terjadinya. Read the rest of this entry »

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 15, 2011 in Kebencanaan, Vulkanologi

 

Tag: , , , ,

Krakatau Purba 535 AD: “a Super Collosal Eruption”

Ada tulisan menarik dari Pak Awang H. Satyana di Blognya Ahli Geologi Indonesia, tentang sejarah letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda. Ternyata, letusan tahun 1883 bukanlah yang terbesar dalam sejarah Krakatau. Coba simak tulisan berikut.
————————-
Oleh Awang H. Satyana

Senin 27 Agustus 1883 pukul 10.00 WIB adalah saat terakhir penduduk di sekitar Selat Sunda melihat Matahari tengah naik ke puncaknya. Setengah jam kemudian, mereka meregang nyawa diseret gelombang laut setinggi sampai 40 meter… !! Jumlah seluruhnya 36.417 orang berasal dari 295 kampung di kawasan pantai Banten dan Lampung. Keesokan harinya dan keesokan harinya lagi, penduduk sejauh sampai Jakarta dan Lampung tak melihat lagi Matahari – gelap gulita. Apa yang terjadi di hari yang seperti kiamat itu adalah letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda. Suara letusannya terdengar sampai sejauh 4600 km dan di dengar di kawasan seluas 1/8 permukaan Bumi. Telah banyak tulisan dan film di seluruh dunia dibuat tentang kedahsyatan letusan Krakatau ini. University of North Dakota Volcanic Explosivity Index (VEI) mencantumkan dua gunungapi di seluruh dunia yang letusannya paling hebat dalam sejarah moderen : Krakatau 1883 (VEI : 6) dan Tambora 1815 (VEI : 7). Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 29, 2010 in Geo-historis, Kebencanaan, Vulkanologi

 

Tag: , , , ,

Animasi Mekanisme Penunjaman Kerak Samudra

Penunjaman kerak samudra terhadap kerak benua terjadi apabila terjadi benturan antara keduanya dalam posisi frontal (saling berhadapan). Hal ini seperti terjadi di Samudra Atlantik sebelah selatan Pulau Jawa. Kerak samudra dari lempeng tektonik India-Australia bergerak menunjam ke bawah Kerak Benua Eurasia.

kebetulan baru aja bikin account dan upload video di youtube.com, jadi pengen juga di-share ke blog…hehe..

Pada umumnya, kerak samudra lebih tipis, lebih plastis (bedakan dengan elastis…ya!), berkomposisi basa, kaya Fe-Mg dan memiliki densitas lebih berat daripada kerak benua. Oleh karena itu, apabila keduanya bertumbukan, kerak samudra cenderung menunjam ke bawah kerak benua. Penunjaman ini umumnya membentuk palung yang dalam. Pada kasus di pantai selatan Pulau Jawa, terbentuk Palung Jawa (yang katanya tempat kerajaannya Nyi Roro Kidul…hii serem…). Read the rest of this entry »

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 13, 2009 in Geo-dinamik, Geo-struktur

 

Tag: , , , , ,

Download E-Book : This Dynamic Earth

Cover depan

Cover depan

This Dynamic Earth, sebuah buku digital yang bisa di-download gratis di situsnya United States Geological Survey (USGS), ditulis oleh W. Jacquelyne Kious dan Robert I. Tilling. Buku ini menguraikan tentang bagaimana benua terbentuk, saling bertumbukan, terpisah dan menjadi seperti posisinya saat ini. Tentunya tidak asing bagi mereka yang berkecimpung di bidang geologi. Buku ini juga menguraikan tentang pengaruh proses tektonik selama sejarah bumi terhadap manusia dan lingkungan hidup yang tinggal di atasnya.

Berikut ringkasannya…

Perspektif Sejarah

Bab ini menjelaskan tentang asal kata ‘tektonik’ dan menguraikan bahwa dahulunya semua benua yang ada berasal dari satu superkontinen yang disebut Pangaea, yang kemudian split menjadi beberapa benua yang bergerak menjauh, bergesekan atau bertumbukan satu sama lain. Pada bagian ini juga dijelaskan komposisi lapisan di dalam bumi hingga ke inti bumi yang kita sebut ‘core’. Pencetus pertama tentang teori benua yang mengapung (Continental Drift), Alfred Lothar Wegener (1880-1930), mendasarkan hipotesisnya pada beberapa kecurigaan antara lain : garis pantai timur Benua Amerika Selatan yang mirip dengan garis pantai barat Benua Afrika, adanya endapan glasial yang justru ditemukan di Afrika, serta adanya fosil dinosaurus yang hidup di kutub namun ditemukan fosilnya di Australia. Hal ini mengindikasikan bahwa Australia dulunya berposisi dekat dengan daerah kutub.

Read the rest of this entry »

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 3, 2009 in Geo-dinamik, Geo-historis, Informasi

 

Tag: , , , ,

Krakatau 1883 : Lethal Tsunami

Entah kenapa, akhir-akhir ini saya lebih senang menbaca artikel-artikel yang berkaitan dengan geosains. Berikut artikel dari Pak Awang Satyana di Milist IAGI tentang letusan Gunung Krakatau tahun 1883.

**********************

Ilustrasi letusan Gn. Krakatau

Ilustrasi letusan Gn. Krakatau

Krakatau bukan gunungapi biasa, namanya indah, melegenda, ditemukan di banyak buku2 di seluruh dunia, menggores kenangan pahit bencana katastrofik. Beposisi di tengah2 Selat Sunda, tepat muncul di titik potong dua sistem sesar besar Sumatra dan Jawa, di wilayah kerak teregang tempat Sumatra dan Jawa berpisah. Kalau letusannya begitu paroxysmal, geologi tak akan susah mencari jawabannya mengapa.

Adalah killer wave, tsunami, yang membunuh lebih dari 36.000 penduduk Lampung dan Banten saat Krakatau meletus dahsyat 26-27 Agustus 1883. Baca saja di semua buku top record world’s natural disaster, pasti Krakatau selalu duduk di tiga besar, kalau bukan di puncaknya. Ini tentu tipe tsunami yang lain daripada yang terjadi di Aceh dan wilayah Asia Selatan – Afrika Timur 26 Desember 2004 lalu. Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 9, 2008 in Geo-dinamik, Kebencanaan, Vulkanologi

 

Tag: , , , ,

Pompeii

Di bawah ini artikel dari Wikipedia tentang Pompeii, sebuah kota di Zaman Romawi kuno yang hancur oleh letusan gunungapi Vesuvius. 

======================================

Puing Kota Pompeii

Puing Kota Pompeii

 

Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah CampaniaItalia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

Lokasi

Pompeii terletak pada koordinat 40° 45′ 2″ LU, 14° 29′ 23″ BT, sebelah tenggara kota Napoli, dekat dengan kota modern Pompei saat ini. Kota ini berdiri di lokasi yang terbentuk dari aliran lava ke arah utara di hilir Sungai Sarno (zaman dulu bernama “Sarnus”). Saat ini daratan ini agak jauh letaknya di daratan, namun dahulu merupakan daerah yang dekat dengan pantai. Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada November 29, 2008 in Kebencanaan

 

Tag: , , , , ,