RSS

Arsip Tag: Benua

Tektonik Indonesia : Kondisi dan Potensinya

Kepulauan Indonesia adalah salah satu wilayah yang memiliki kondisi geologi yang menarik. Menarik karena gugusan kepulauannya dibentuk oleh tumbukan lempeng-lempeng tektonik besar. Tumbukan Lempeng Eurasia dan Lempeng India-Australia mempengaruhi Indonesia bagian barat, sedangkan pada Indonesia bagian timur, dua lempeng tektonik ini ditubruk lagi oleh Lempeng Samudra Pasifik dari arah timur. Kondisi ini tentunya berimplikasi banyak terhadap kehidupan yang berlangsung di atasnya hingga saat ini. Mari kita perhatikan gambar-gambar di bawah ini.

Kondisi Tektonik di Kepulauan Indonesia

Kondisi Tektonik di Kepulauan Indonesia

Gambar di atas menunjukkan kondisi tektonik Kepulauan Indonesia. Garis merah, jingga dan hijau menunjukkan batas-batas lempeng tektonik. Garis merah menunjukkan pemekaran lantai samudra. Garis jingga menunjukkan pensesaran relatif mendatar. Sedangkan garis hijau menunjukkan tumbukan/penunjaman antar lempeng tektonik.

Read the rest of this entry »

Iklan
 
20 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 17, 2009 in Geo-dinamik, Geo-struktur, Kebencanaan, Kegempaan

 

Tag: , , , , , ,

Sejarah Bumi Sejak Superkontinen Pangaea Hingga Saat Ini

Sekitar 250 juta tahun yang lalu, hanya ada superkontinen yang dinamakan Pangaea. Kemudian 50 juta tahun kemudian, sekitar 200 juta tahun yang lalu, Pangaea pecah menjadi dua superkontinen, Laurasia di sebelah utara dan Gondwana di sebelah selatan.

Kemudian 135 juta tahun yang lalu, Laurasia bergerak dan pecah menjadi tiga yaitu Benua Amerika Utara, Benua Eropa dan Benua Asia. Sedangkan Gondwana pecah menjadi Benua Afrika, Benua Antarktika, Benua Australia dan Benua Amerika Selatan.

Sekitar 65 juta tahun yang lalu (saat terjadi kepunahan massal Dinosaurus), susunan dan posisi benua secara perlahan berangsur-angsur mirip seperti yang ada saat ini. Ditambah dengan berpisahnya Anak Benua India dari Antarktika dan Benua Australia bergerak relatif ke arah ekuator. Anak Benua India tersebut kemudian menabrak Benua Asia dan karena dua-duanya tidak ada yang mau mengalah, maka dua-duanya saling berlomba menjulang ke atas membentuk Pegunungan Himalaya, pegunungan tertinggi di dunia.

Lho, koq gak ada yang mau ngalah ya ?

Read the rest of this entry »

 
15 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 16, 2009 in Geo-dinamik, Geo-historis

 

Tag: , , , ,

Download E-Book : This Dynamic Earth

Cover depan

Cover depan

This Dynamic Earth, sebuah buku digital yang bisa di-download gratis di situsnya United States Geological Survey (USGS), ditulis oleh W. Jacquelyne Kious dan Robert I. Tilling. Buku ini menguraikan tentang bagaimana benua terbentuk, saling bertumbukan, terpisah dan menjadi seperti posisinya saat ini. Tentunya tidak asing bagi mereka yang berkecimpung di bidang geologi. Buku ini juga menguraikan tentang pengaruh proses tektonik selama sejarah bumi terhadap manusia dan lingkungan hidup yang tinggal di atasnya.

Berikut ringkasannya…

Perspektif Sejarah

Bab ini menjelaskan tentang asal kata ‘tektonik’ dan menguraikan bahwa dahulunya semua benua yang ada berasal dari satu superkontinen yang disebut Pangaea, yang kemudian split menjadi beberapa benua yang bergerak menjauh, bergesekan atau bertumbukan satu sama lain. Pada bagian ini juga dijelaskan komposisi lapisan di dalam bumi hingga ke inti bumi yang kita sebut ‘core’. Pencetus pertama tentang teori benua yang mengapung (Continental Drift), Alfred Lothar Wegener (1880-1930), mendasarkan hipotesisnya pada beberapa kecurigaan antara lain : garis pantai timur Benua Amerika Selatan yang mirip dengan garis pantai barat Benua Afrika, adanya endapan glasial yang justru ditemukan di Afrika, serta adanya fosil dinosaurus yang hidup di kutub namun ditemukan fosilnya di Australia. Hal ini mengindikasikan bahwa Australia dulunya berposisi dekat dengan daerah kutub.

Read the rest of this entry »

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 3, 2009 in Geo-dinamik, Geo-historis, Informasi

 

Tag: , , , ,