RSS

Plate Tectonics : Tidak Seluruhnya Bencana

26 Des

Oleh Awang Satyana

Plate Tectonics

Plate Tectonics

Dua bulan terakhir setelah gempa Yogya 27 Mei 2006, saya menjadi rajin membeli koran apa pun yang di halaman depannya sekilas pandangan saja kita tahu itu plate tectonics ! Selain untuk mengklipingnya, saya juga ingin mengamati sejauh mana media mengusung teori elegan ini untuk menerangkan gempa ke masyarakat. Sumber gambarnya bisa langsung diambil dari website atau textbook, atau berasal dari instansi seperti BMG, LIPI, Bakosurtanal, sering juga hasil olahan tim grafis koran tersebut.

Secara umum, lumayan bagus meskipun tak jarang juga salah. Sebagai introduksi geologi ke masyarakat sudahlah cukup. Masyarakat yang membaca koran kini mestinya sudah paham dengan istilah-istilah lempeng, tektonik, jalur subduksi, dan yang berhubungan. Dua hari lalu, saya mendapat sms dari adik saya, anaknya yang masih balita menanyakan pergerakan lempeng yang menyebabkan gempa. Nah…!

Sejak gempa dan tsunami dahsyat Aceh Desember 2004 lalu, negeri kita tak putus dirundung malang. Gempa menjadi begitu akrab dengan masyarakat kita. Maka, media pun tanggap memberitakannya. Gempa kecil pun dilaporkan, apalagi yang besar dan membawa korban. Sering, dimuat dengan penjelasan mekanismenya melalui “plate tectonics”.

Masyarakat kita, menerima plate tectonics hanya sebagai penjelasan atas gempa, tsunami, dan erupsi gunungapi. Memang memuaskan, sebab plate tectonics pun lahir oleh penelitian-penelitian di bidang kegempaan (paper-paper tiga serangkai Lynn, Oliver,  and Sykes, 1960an) dan juga volkanisme (paper-paper dari Hatherton, Dickinson, Gilluly tahun 1960-an). Hanya, bisa saja masyarakat kita, yang hanya menerima plate tectonics sebagai penjelasan atas bencana-bencana gempa, tsunami, dan erupsi gunungapi, berpendapat : PLATE TECTONICS IS DISASTER. Sial benar posisi Indonesia duduk di tepi-tepi lempeng yang saling bertubrukan. Itu saja.

Padahal, plate tectonics membawa sumberdaya energi dan mineral. Tetapi, ini tak pernah diulas di media. Maka, tugas kitalah saat melakukan sosialisasi bencana gempa ke masyrakat, katakanlah kepada mereka bahwa plate tectonics pun membawa berkah bagi Indonesia.

Magmatic arc di sepanjang Sumatra-Jawa-Nusa Tenggara kaya disseminated (poryphyry) copper dalam tubuh-tubuh intrusifnya, vein depositnya kaya akan timbal, emas, perak, molybdenum, seng, timah, dan tungsten. Ofiolit di bekas-bekas jalur subduksi atau obduksi seperti di Sulawesi dan Halmahera kaya akan nikel dan kromium. Emas, polymetallic suphide, platinum, perak benar-benar tersebar mengikuti tepi lempeng. Pak Sukmandaru tentu bisa bercerita banyak soal ini. Lalu, gejala volkanisme dari Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Utara membawa energi geotermal. Dan, plate tectonics juga yang bertanggung jawab atas kekayaan minyak dan gasbumi, serta batubara di cekungan-cekungan sedimen di Indonesia Barat maupun Indonesia Timur. Kalau tak ada pergerakan lempeng di timur Sulawesi, niscaya wilayah ini tak mempunyai minyak dan gas.

Dan, hanya plate tectonics yang menyebabkan diversitas fauna dan flora di Indonesia begitu memukau. Indonesia : where two worlds collide. Wallace dan Weber lines adalah buktinya. Dan, plate tectonics juga yang membuat Indonesia penting dalam dunia paleo-antropologi dari penemuan Homo erectus sampai ke Homo floresiansis.

Sejauh pengamatan saya, dampak plate tectonics membuat Indonesia kaya sumberdaya mineral dan energi tak pernah dikemukakan media. Benar-benar tertutup oleh berita-berita bahwa plate tectonics adalah pembawa bencana.

Tentu, sebagai orang yang tahu plate tectonics secara utuh, kita tak ingin kan masyarakat Indonesia hanya tahu : plate tectonics is disaster.  ? PLATE TECTONICS IS ALSO A GOOD LUCK !

Mari kita suarakan juga kabar gembira ini.

salam,
awang

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 26, 2008 in Geo-dinamik, Kebencanaan

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: