RSS

Memahami Sesar (Fault)

09 Des

Sesar didefinisikan sebagai rekahan/retakan pada batuan penyusun bumi yang telah atau sedang mengalami pergerakan. Berdasarkan gerak patahannya, sesar dibagi menjadi tiga, yaitu : sesar normal (normal fault), sesar naik (reverse fault) dan sesar mendatar (lateral fault). Dari ketiga jenis ini berkembang beberapa jenis, seperti thrust fault dan oblique normal  fault. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Jenis-jenis sesar

Jenis-jenis sesar

Penentuan blok yang mana sebagai foot wall dan hanging wall ditentukan dari posisi bidang sesarnya. Hanging wall relatif berada di atas bidang sesar, sedangkan foot wall relatif berada di bawah bidang sesar (lihat sub-gambar A).

Perbedaan reverse fault dan thrust fault lebih kepada besar sudut kemiringan dari bidang sesarnya. Apabila landai (<10 deg) disebut thrust fault, sebaliknya disebut reverse fault. Sedangkan oblique fault terjadi apabila gerakan pensesaran selain translasi juga bersifat rotasi.

Lateral fault dibagi menjadi dua : left lateral (mendatar meng-kiri) dan right lateral (mendatar meng-kanan). Penentuannya didasarkan pada blok mana yang pergerakannya relatif mendekati pengamat apabila seorang pengamat berdiri persis di garis batas foot wall dan hanging wall.

Pada kenyataannya, sangat sulit mendapatkan kenampakan pensesaran yang ideal, terlebih lagi iklim di negeri kita yang tropis. Pada iklim tropis, proses pelapukan batuan berlangsung lebih intensif sehingga merusak dan mengubur tanda-tanda pensesaran di permukaan bumi. Namun tanda-tanda adanya sesar dapat diketahui antara lain melalui : zona hancuran, gores-garis, gawir sesar, triangular facet, pengkekaran intensif, perubahan litologi yang tiba-tiba, breksi sesar, milonit dan pembelokan sungai secara tiba-tiba.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 9, 2008 in Geo-struktur

 

Tag: , ,

2 responses to “Memahami Sesar (Fault)

  1. dian

    Agustus 14, 2009 at 11:06 pm

    thanks a lot….
    semoga ilmunya dapat bermanfaat….
    tetap semangat menjalankan aktivitasnya…..

     
  2. eri spidey09

    April 30, 2010 at 7:47 pm

    gaya yang bekerja pada sesar kenapa tidak dijelaskan??

    sebagai tambahan
    – sesar normal gaya yang bekerja tensional ( tarikan )
    -sesar naik gaya yang bekerja compressianal ( tekanan )
    – sesar mendatar gaya yang bekerja couple

    cat.
    saat terjadi gaya compressianal terbentuk sesar naik kemudian terbentuk juga sesar normal., ini kesitimbangan / balance dari gaya yang bekerja

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: